Tits cara betah belajar di pesantren

Belajar di pesnten adalah salah satu cara untuk umat islam untuk memperdalam ilmu agama. Orang yang masuk pesantern biasanya berumur 9 tahun sampai 19 tahun. Namun biasanya anak yang baru masuk pesanten akan merasa kurang nyama dan bisa dibilang tidak betah. Pada umumnya orang tua sangat ingin anakna betah belajar yang lama di pesantren agar bisa menguasa ilmu agama. Dan berikut adalah tips cara betah belajar di pesantren

Belajar di pesantren jangan sering pulang dan jangan sering dikunjungi

Seorang santri keseringan pulang akan membuat enggan kembali ke pesanter karena keenakan dirumah. Yang membuat enggan adalah santri yang biasanya harus mematuhi peraturan- peraturan, akan dimanjakan dengan tak adanya peraturan yang harus di patuhi saat dirumah.oleh karena itulah pulang kerumah sangat berbaya untuk santri karena membuat enggan kembali ke pesantren

Terlalu sering pulang juga bisa membuat santri terpengaruh oleh teman-teman yang dirumah. terkadang teman mengajak untuk melakukan sesuatu keburukan yang ber efek negatif untuk santri. Bahkan hal ini lebih buruk jika dibandingkan dengan sering pulang saja. Karena ajakan seorang teman sangat sulit untuk ditolak, terlebih lagi ajakan teman ang sangat akrab.

Sering dikunjungi orang tua juga sangat berpengaruh terhadap pola pikir santri. Santri akan merasa tidak nyaman dan selalu teringat terhadap orang tua saat tidak dikunjung dan titu menbuat tidak betah berlama – lama dipesantern. Sebaiknya otang tua tidak terlalu sering menjenguk anaknya yang sedang belajar di pesantren dan seorang santri juga jangan meminta orang tua untuk datang menjenguk atau berkunjung.

Berkelakuan baik dan bergaul dengan teman yang baik, rajin dan taatbelajar di pesantren

Rasulallah shallallahu ‘alaihi wasallam berdabda: “sesungguhnya perumpamaan teman yang shalih dengan teman yang buruk adalah seperti penjual miyak wangi dan pandai besi. Seorang penjual minyak wangi bisa memberimu atau kamu bisa membeli darinya atau kamu bisa mendapat wanginya. Dan seorang pandai besi membuat pakaianmu terbakar , atau kamu mendapat baunya yang tidak sedap.” [hadits shahih, riwayat Bukhari, Muslim, Ahmad]

Dari hadits di atas bisa disimpulan bahwa teman akan mudah mempengaruhi kita dan membawa kita bersikap sepertinya. Untuk memilih teman bukan lah hal yang mudah, karena tidah semua orang cocok dan sesuai dengan kriteria teman kita. Teman juga menjadi salah satu faktor penting yang membuat seorang santri betah belajar di pesantren. Dikarenakan tidah semua santri suka berada di pesantren, terkadang ada juga dari salah satu mereka yang tinggal di pesantren karena tekanan dari orang tua, jika santri sering bersama dengan teman yang seperti ini akan terpengaruh dengan temannya yang tak betah belajar di pesantren

Berprilakulah baik terhaap semuanya yang ada di pesantren, seperti kyai, ustad dan teman-teman santri. Seorang santri yang bermasalah dengan pesantren, ustad ataupun teman santri lain akan membuat kurang nyaman tinggal lama di pesantren. dan jika masalah semakin banyak, pada akhirnya hanya akan tidak betah di pesanter dan pergi dari pesantere. Itulah beberapa penyebab kenapa santri tidak betah belajar di pesantren.

Posted on 13/02/2015, in Manfaat Sayuran and tagged . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Komentar ditutup.

%d blogger menyukai ini: